ALoo cemuaa nyaa.. :D
ini info terbaru aku.. :D
tentang "Setting Keamanan Pada Tingkat Lanjut dan Pembatasan Akses pada WLAN"
setelah mempraktikum na kemaren tuu ia..
dapat de pelajaran baru tntg settingan keamananannyaa.. :D
seruu...menyenangkann...menantang...
ahahhahahhiii :D :D :D :D
inii diaa.. :
SETTING KEAMANAN WLAN PADA TINGKAT LANJUT
WLAN adalah Wireless LAN merupakan salah satu aplikasi pengembangan wireless untuk komunikasi data. Sesuai dengan namanya wireless yang artinya tanpa kabel, wireless LAN adalah jaringan lokal ( dalam satu gedung, ruang, kantor, dan lain sebagainya.) yang tidak menggunakan kabel.Wireless LAN merupakan salah satu bentuk LAN (Local Area Network) yang paling populer di dunia. Dengan makin menjamurnya komputer jinjing atau laptop dan kebutuhan akan akses internet nirkabel, wireless LAN (dengan wi-fi merupakan standar yang paling populer) pun semakin banyak dipakai di seluruh dunia , dampaknya kebutuhan akan standar keamanan untuk menjaga aliran data dan informasi pada WLAN pun bersifat mendesak. Seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan akan akses internet, maka penggunaan jaringan komputer nirkabel juga semakin marak. Dengan semakin banyaknya pengguna teknologi nirkabel ini).
sehingga ada nya pemasangan security wlan dengan baik dan benar,
dan tidak semua bisa kita akses di dunia internet,,,tergantung dari penyetingannya..
:)
pertamanyaa nee..
kita musti n kudu masuk terhubung ke jaringan internet nya sendirii.. :)
y g...y donk.. :D
truss.... PENYETINGAN SECURITY WLAN tu ada 2..
1. FIREWALL...
2. VPN (Virtual Private Network)...
1. FIREWALL...
FIREWALL ini digunakan pada jaringan corporate yang besar, firewall digunakan pada gateway internet.Firewall sangat diperlukan untuk melindungi segala jaringan dari para pendatang. Personal firewall adalah sangat berguna jika anda perlu melindungi beberapa hosts, sebuah PC.Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi,baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation,server, router, atau local area network (LAN) anda.
Pada FIREWALL ini..memiliki 4 penyetingan...
a. Block Anonymous Internet Requests
Bila diaktifkan, kita dapat melindungi jaringan kita dari deteksi, yang biasanya menggunakan “ping”. Fitur ini juga menyembunyikan port-port jaringan kita, sehingga mempersulit user dari luar jaringan untuk mengakses jaringan lokal kita.
b. Filter Multicast
Jika kita mengaktifkan fitur ini, kita tidak dapat menerima trafik multicast yang terkadang dikirim oleh jaringan lain.
c. Filter Internet NAT Redirection
Fitur ini menggunakan Port Forwarding untuk mencegah akses menuju server lokal dari komputer-komputer lokal lainnya.
d. Filter IDENT (port 113)
Mencegah serangan dari luar melalui internet port 113. Namun beberapa aplikasi membutuhkan port ini.

gambar 1. Setting Security – Firewall pada AP
Nah...cara kerja firewall ini sendiri,,ketika ada paket data yang masuk ke jaringan atau komputer maka Firewall akan mengecek header dari paket data tersebut. Kemudian menggunakan aturan jaringan maka firewall bisa menentukan apakah data paket ini bisa diteruskan atau tidak. Jika tidak maka akan ada pemblokiran, jika diijinkan maka paket data ini akan diteruskan sesuai mekanisme jaringan tersebut sehingga sampai ke komputer yang dimaksud.
Dan sebaliknya ketika ada paket data keluar maka Firewall pun bisa mengecek berdasarkan IP dan content. Disini biasanya jaringan bisa memblok akses sebuah divisi ke sebuah sumber daya jaringan. Atau mungkin pemblokiran content yang mengandung pornografi. Disini firewall memiliki aturan untuk memfilter permintaan seperti ini.
2. VPN (Virtual Private Network)...
VPN (Virtual Private Network) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat "private" dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan.
Penyetingan nyaa ini senriri memiliki 3 pilihan...
a. IPSec Passthrough
Jika kita mengaktifkan fitur ini, maka kita memperbolehkan trafik IPSec...
b. PPTP Passthrough
Jika kita mengaktifkan fitur ini, maka kita memperbolehkan trafik PPTP (ini yang digunakan oleh Windows VPN)...
c. L2TP Passthrough
Jika kita mengaktifkan fitur ini, maka kita memperbolehkan trafik L2TP...

gambar 2. penyetingan VPN
SETTING PEMBATAS AKSES
Setting ini digunakan untuk membatasi akses internet berdasarkan beberapa parameter, antara lain:
1. Daftar PC (User)
2. Hari
3. Waktu/Jam
4. Service
5. Blokir Website (berdasar alamat URL atau berdasar kata kunci).
Pada “Internet Access Policy” kita dapat membuat maksimum 10 kebijakan, dan kita
dapat melihat “Summary” atau ringkasan dari kebijakan yang bersangkutan.
Berikut macam-macam pembatasan / pemblokiran yang dilakukan pada percobaan kali ini, yaitu:
1. Pembatasan akses PC yang tidak boleh menggunakan hotspot yang kita miliki. Hal ini dapat kita atur pada tab ”access restrictions” dan buka atau klik ”Edit List of PCs”, dilihat gambar dibawah

gambar 3. pemblokiran access
tiga jenis pembagian dalam pemblokiran PC, yaitu:
1. Berdasarkan MAC Address dari PC
PC yang MAC Address nya terdaftar dalam pilihan ini, maka PC tersebut terblokir dari hotspot yang kita miliki.
MAC Address pada suatu PC, dapat dilihat dari “command prompt, ipconfig/all”
2. Berdasarkan IP Address dari PC
PC yang IP Address nya terdaftar dalam pilihan ini, maka PC tersebut terblokir dari hotspot yang kita miliki.IP Address pada suatu PC, dapat dilihat dari “command prompt, ipconfig/all” atau dari “Wireless Connection Status, Support”.
3. Berdasarkan IP Range dari PC
PC yang IP Address nya berada dalam range ini, PC tersebut tidak dapat menggunakan hotspot yang kita miliki, alias di blokir.
^^ sekiann iaa...ilmu dari saya.. :)Semoga pembahasan mengenai Setting Keamanan Pada Tingkat Lanjut dan Pembatasan Akses pada WLAN ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklum.. ^^ terima kasih.. :D



