www.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.wswww.bigoo.ws

Rabu, 21 Juli 2010

^..Setting Keamanan Pada Tingkat Lanjut dan Pembatasan Akses pada WLAN.. ^


ALoo cemuaa nyaa.. :D
ini info terbaru aku.. :D

tentang "Setting Keamanan Pada Tingkat Lanjut dan Pembatasan Akses pada WLAN"

setelah mempraktikum na kemaren tuu ia..
dapat de pelajaran baru tntg settingan keamananannyaa.. :D
seruu...menyenangkann...menantang...
ahahhahahhiii :D :D :D :D

inii diaa.. :

SETTING KEAMANAN WLAN PADA TINGKAT LANJUT

WLAN adalah Wireless LAN merupakan salah satu aplikasi pengembangan wireless untuk komunikasi data. Sesuai dengan namanya wireless yang artinya tanpa kabel, wireless LAN adalah jaringan lokal ( dalam satu gedung, ruang, kantor, dan lain sebagainya.) yang tidak menggunakan kabel.Wireless LAN merupakan salah satu bentuk LAN (Local Area Network) yang paling populer di dunia. Dengan makin menjamurnya komputer jinjing atau laptop dan kebutuhan akan akses internet nirkabel, wireless LAN (dengan wi-fi merupakan standar yang paling populer) pun semakin banyak dipakai di seluruh dunia , dampaknya kebutuhan akan standar keamanan untuk menjaga aliran data dan informasi pada WLAN pun bersifat mendesak. Seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan akan akses internet, maka penggunaan jaringan komputer nirkabel juga semakin marak. Dengan semakin banyaknya pengguna teknologi nirkabel ini).

sehingga ada nya pemasangan security wlan dengan baik dan benar,
dan tidak semua bisa kita akses di dunia internet,,,tergantung dari penyetingannya..
:)
pertamanyaa nee..
kita musti n kudu masuk terhubung ke jaringan internet nya sendirii.. :)
y g...y donk.. :D

truss.... PENYETINGAN SECURITY WLAN tu ada 2..
1. FIREWALL...
2. VPN (Virtual Private Network)...

1. FIREWALL...
FIREWALL ini digunakan pada jaringan corporate yang besar, firewall digunakan pada gateway internet.Firewall sangat diperlukan untuk melindungi segala jaringan dari para pendatang. Personal firewall adalah sangat berguna jika anda perlu melindungi beberapa hosts, sebuah PC.Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi,baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation,server, router, atau local area network (LAN) anda.
Pada FIREWALL ini..memiliki 4 penyetingan...
a. Block Anonymous Internet Requests
Bila diaktifkan, kita dapat melindungi jaringan kita dari deteksi, yang biasanya menggunakan “ping”. Fitur ini juga menyembunyikan port-port jaringan kita, sehingga mempersulit user dari luar jaringan untuk mengakses jaringan lokal kita.
b. Filter Multicast
Jika kita mengaktifkan fitur ini, kita tidak dapat menerima trafik multicast yang terkadang dikirim oleh jaringan lain.
c. Filter Internet NAT Redirection
Fitur ini menggunakan Port Forwarding untuk mencegah akses menuju server lokal dari komputer-komputer lokal lainnya.
d. Filter IDENT (port 113)
Mencegah serangan dari luar melalui internet port 113. Namun beberapa aplikasi membutuhkan port ini.

gambar 1. Setting Security – Firewall pada AP
Nah...cara kerja firewall ini sendiri,,ketika ada paket data yang masuk ke jaringan atau komputer maka Firewall akan mengecek header dari paket data tersebut. Kemudian menggunakan aturan jaringan maka firewall bisa menentukan apakah data paket ini bisa diteruskan atau tidak. Jika tidak maka akan ada pemblokiran, jika diijinkan maka paket data ini akan diteruskan sesuai mekanisme jaringan tersebut sehingga sampai ke komputer yang dimaksud.
Dan sebaliknya ketika ada paket data keluar maka Firewall pun bisa mengecek berdasarkan IP dan content. Disini biasanya jaringan bisa memblok akses sebuah divisi ke sebuah sumber daya jaringan. Atau mungkin pemblokiran content yang mengandung pornografi. Disini firewall memiliki aturan untuk memfilter permintaan seperti ini.

2. VPN (Virtual Private Network)...
VPN (Virtual Private Network) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat "private" dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan.
Penyetingan nyaa ini senriri memiliki 3 pilihan...
a. IPSec Passthrough
Jika kita mengaktifkan fitur ini, maka kita memperbolehkan trafik IPSec...

b. PPTP Passthrough
Jika kita mengaktifkan fitur ini, maka kita memperbolehkan trafik PPTP (ini yang digunakan oleh Windows VPN)...

c. L2TP Passthrough
Jika kita mengaktifkan fitur ini, maka kita memperbolehkan trafik L2TP...

gambar 2. penyetingan VPN

SETTING PEMBATAS AKSES


Setting ini digunakan untuk membatasi akses internet berdasarkan beberapa parameter, antara lain:

1. Daftar PC (User)
2. Hari
3. Waktu/Jam
4. Service
5. Blokir Website (berdasar alamat URL atau berdasar kata kunci).

Pada “Internet Access Policy” kita dapat membuat maksimum 10 kebijakan, dan kita
dapat melihat “Summary” atau ringkasan dari kebijakan yang bersangkutan.
Berikut macam-macam pembatasan / pemblokiran yang dilakukan pada percobaan kali ini, yaitu:

1. Pembatasan akses PC yang tidak boleh menggunakan hotspot yang kita miliki. Hal ini dapat kita atur pada tab ”access restrictions” dan buka atau klik ”Edit List of PCs”, dilihat gambar dibawah


gambar 3. pemblokiran access

tiga jenis pembagian dalam pemblokiran PC, yaitu:

1. Berdasarkan MAC Address dari PC

PC yang MAC Address nya terdaftar dalam pilihan ini, maka PC tersebut terblokir dari hotspot yang kita miliki.
MAC Address pada suatu PC, dapat dilihat dari “command prompt, ipconfig/all”
2. Berdasarkan IP Address dari PC

PC yang IP Address nya terdaftar dalam pilihan ini, maka PC tersebut terblokir dari hotspot yang kita miliki.IP Address pada suatu PC, dapat dilihat dari “command prompt, ipconfig/all” atau dari “Wireless Connection Status, Support”.

3. Berdasarkan IP Range dari PC
PC yang IP Address nya berada dalam range ini, PC tersebut tidak dapat menggunakan hotspot yang kita miliki, alias di blokir.

^^ sekiann iaa...ilmu dari saya.. :)Semoga pembahasan mengenai Setting Keamanan Pada Tingkat Lanjut dan Pembatasan Akses pada WLAN ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi penulis yang sedang belajar dan bagi kita semua umumnya, Tulisan ini ditujukan untuk pembelajaran semata sehingga sangat diharapkan kritik dan sarannya. Apabila banyak kekurangan pada tulisan ini harap dimaklum.. ^^ terima kasih.. :D

Rabu, 14 Juli 2010

SecuRity paDa WLAN.... ^^

Jaringan wireless merupakan jaringan yang memiliki topologi terbuka,
maka harus lebih diperhatikan masalah keamanannya. Secara minimal, sekuritas dalam
WLAN menggunakan sistem SSID (Service Set Identifier), sedangkan untuk lebih aman, digunakan metode enkripsi agar lalu lintas data tidak dapat dibaca oleh pihak luar. Jenis authentikasi ada bermacam-macam, yaitu Open System, Shared Key, WPA-PKS,
WPA2 – PSK, dan 802.1X / EAP.Jenis otentikasi ada bermacam-macam,tapi yang dijelaskan dan telah dicoba yaitu jenis yang ada pada WLAN AP Linksys WRT54G saja.

a. SSID
b. WEP
c. WAP
d. WAP-2
e. Mac Address.

a.SSID

Pemakai dapat memberikan sebuah nama untuk satu alata Access Point. Nama tersebut dikenal dengan Service Set IDentifier (SSID) atau nama sebuah network dan dipengaruhi oleh huruf besar kecil (case sensitive). Untuk batas memiliki panjang maksimum 32 karakter untuk sebuah nama SSID network. SSID nantinya akan dibawah sebagai nama dari gelombang frekuensi yang diterima oleh card WIFI lain agar dikenal keberadaannya oleh computer lain.SSID merupakan langkah awal untuk dapat terkoneksi dengan jaringan WLAN.

b. WEP ( Shared Key Authentication )

Shared Key Authentication mengharuskan client untuk mengetahui lebih dahulu kode rahasia (passphare key) sebelum mengijinkan terkoneksi dengan AP. Jadi apabila client tidak mengetahui ”Key” tersebut maka client tidak akan bisa terkoneksi dengan Access Point.Client bisa langsung terkoneksi dengan AP (Access point).
Setelah client melalui proses open system authentication dan Association, client sudah diperbolehkan mengirim data melalui AP namun data yang dikirim tidak akan dilanjutkan oleh AP kedalam jaringannya.Bila keamanan WEP diaktifkan, maka data-data yang dikirim oleh Client haruslah dienkripsi dengan WEP Key. Bila ternyata setting WEP Key di client berbeda dengan setting WEP Key di AP (Access Point) maka AP tidak akan menggenal data yang dikirim oleh client yang mengakibatkan data tersebut akan di buang (hilang).Jadi walaupun client diijinkan untuk mengirim data, namun data tersebut tetap tidak akan bisa melalui jaringan AP bila WEP Key antara Client dan AP ternyata tidak sama.Pada Shared Key Authentication, digunakan juga metode keamanan WEP. Pada proses Authenticationnya, Shared Key akan ”meminjamkan” WEP Key yang digunakan oleh level keamanan WEP, client juga harus mengaktifkan WEP untuk menggunakan Shared Key Authentication.Setting WEP Keys,bila memilih Authentication Type dengan shared, artinya proses Authentication akan meminjam WEP Keys. karena itu, metode WEP harus diaktifkan.


c. WPA Pre-Shared Key (WPA Personal)

Metode Keamanan WEP memiliki banyak kelemahan sehingga badan IEEE meyadari permasalahan tersebut dan membentuk gugus tugas 802.11i untuk menciptakan keamanan yang lebih baik dari WEP.Sebelum hasil kerja dari 802.11i selesai, aliansi Wi-fi membuat metode keamanan baru yang bisa bekerja dengan hardware yang terbatas kemampuannya.

d.WPA2 Pre-Shared Key (WPA2 Personal)

Group 802.11i akhirnya menyelesaikan metode keamanan yang awalnya ditugaskan dari IEEE. Level keamanan ini kemudian dinamakan sebagai WPA2.WPA2 merupakan Level keamanan yang paling tinggi. Enkripsi utama yang digunakan pada WPA2 ini yaitu enkripsi AES. AES mempunyai kerumitan yang lebih tinggi daripada RC4 pada WEP sehingga para vendor tidak sekedar upgrade firmware seperti dari WEP ke WPA. Untuk menggunakan WPA2 diperlukan hardware baru yang mampu bekerja dengan lebih cepat dan mendukung perhitungan yang dilakukan oleh WPA2.Sehingga tidak semua adapter mendukung level keamanan WPA2 ini.Pada Security-Mode : WPA, Ada dua opsi enkripsi pada jenis ini, yaitu TKIP dan AES. TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) menggunakan metode enkripsi yang lebih aman dan juga menggunakan MIC (Message Integrity Code) untuk melindungi jaringan dari serangan. Sedangkan AES (Advanced Encryption System) menggunakan enkripsi 128-bit blok data secara simetris.
Untuk menggunakan WPA Pre-Shared Key, masukkan password pada WPA
Shared Key dengan panjang karakter antara 8 sampai 63. Group Key Renewal Interval
Diisi dengan nilai default yaitu 3600 seconds.

e. Mac Address

Sistem security MAC filter ini lumayan aman di gunakan,tetapi jika ada orang yang mengganti MAC address nya sesuai dengan yang telah ada di sistem,maka orang tersebut akan leluasa untuk menggunakan WLAN.Teknik ini biasa disebut dengan “spoofing”(di tiru atau di duplikasi).MAC Filtering hampir setiap wireless access point maupun router difasilitasi dengan keamanan MAC Filtering. Hal ini sebenarnya tidak banyak membantu dalam mengamankan komunikasi wireless, karena MAC address sangat mudah dispoofing atau bahkan dirubah.MAC Address Filtering merupakan metoda filtering untuk membatasi hak akses dari MAC Address yang bersangkutan.MAC filters ini juga merupakan metode sistem keamanan yang baik dalam WLAN, karena peka terhadap jenis gangguan seperti:
-pencurian pc card dalam MAC filter dari suatu access point.
-sniffing terhadap WLAN.

KESIMPULAN

a. Untuk melakukan koneksi ke Jaringan Hotspot apabila SSID nya tersembunyi (Hidden SSID). maka bisa mensetting Authentikasi nya pada windows XP , bila Setingan tersebut sesuai dengan setingan di AP, maka client akan otomatis terkoneksi.
b. Keamanan jaringan Wireless dapat ditingkatkan dengan cara tidak hanya menggunakan salah satu cara mensetting yang sudah dibahas diatas, tetapi dapat menggunakan kombinasi beberapa teknik sehingga keamanan lebih terjamin.
c. Jaringan Wireless memiliki lebih banyak kelemahan dibandingkan dengan jaringan kabel.
d.Kelebihan WEP
Saat user hendak mengkoneksikan laptopnya, user tidak melakukan perubahan setting apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama kali hendak browsing, user akan diminta untuk memasukkan Username dan password
Hampir semua komponen wireless sudah mendukung protokol ini.
Berikut adalah kegiatan atau aktifitas yang dilakukan untuk pengamanan jaringan wireless

* WEP (Wired Equivalent Privacy)
* WPA( WI-FI Protected Access)
* MAC Filtering
e. WEP adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, merupakan standar keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless.

Rabu, 07 Juli 2010

My Identity... :D


haLLooo... ^^


ada ARNI YANDRI SARI disinii... arnii yang doyan banget ama tuu foto2.. gak tahann kalauu liaat kamera terdiam sejenakk sajaa.. :D

WLAN Infrastruktur...sambungan nyaa :)


Tampilan bagaimana menghubungkan WLAN secara otomatis :

tampilan 1



tampilan 2



tampilan 3


Untuk komunikasi dalam WLAN, berbagai mode transmisi yang tersedia.
Modus Ad-Hoc operasi yang satu mendefinisikan komunikasi antara pengguna nirkabel dan komponen nirkabel akan dikelola langsung antara mereka. Jadi, tidak ada badan administrasi pusat (Access Point) yang terlibat dalam komunikasi. Transfer data diwujudkan dengan komponen nirkabel langsung satu sama lain, sehingga mode ini juga dikenal sebagai rekan rekan mode (komunikasi langsung antara perangkat), atau Independent Basic Service Set (IBSS). Karena dalam mode ini untuk sementara sebagian besar jaringan, Anda akan menemukan ini sulit dalam praktek. jaringan sementara tersebut sementara diatur untuk pertemuan atau pameran dagang sehingga untuk menghubungkan bersama komponen individu, sehingga data-atau untuk memastikan transfer. Mode ini bisa, bagaimanapun, di samping keuntungan dari konstruksi cepat dan commissioning memimpin jaringan untuk masalah, karena ini berarti pengguna berkomunikasi dengan komponen nirkabel langsung. Mungkin hasil dari penggunaan komponen WLAN yang berbeda untuk memastikan bahwa tidak ada komunikasi mungkin. Sungguh suatu standar yang umum, namun produsen telah nuansa mereka, yang tidak setiap produsen dapat berkomunikasi dengan masing-masing produsen. Untuk komunikasi dalam modus ini, komponen WLAN, seperti kartu PCMCIA, USB flash drive dan built-in kartu nirkabel digunakan terutama. Mode Infrastruktur Pada mode infrastruktur, komunikasi nirkabel antara dua komponen melalui pusat switching, sebuah Acesspoint (AP) dikontrol. Oleh karena itu ini AP berfungsi sebagai pusat departemen komunikasi. Modus Infrastruktur, yang harus terdiri dari setidaknya dua terminal nirkabel dan sebuah AP ditetapkan sebagai Basic Service Set (BSS). Antara setiap pengguna dengan komponen nirkabel mereka tidak berkomunikasi secara langsung, seperti dalam modus Ad-Hoc sebagai gantinya. Serupa dengan sel radio bergerak memproduksi salah satu AP, yang dibatasi dalam ruang. Dalam sel ini harus log in dan otentikasi perangkat nirkabel. otentikasi ini dilakukan hanya jika terminal nirkabel memiliki akses ke sel radio. Dalam komunikasi ini selain komponen nirkabel modus Ad Hoc dan setidaknya satu AP dan kartu PCI untuk PC. Wireless LAN integrasi dalam modus Infrastruktur berarti adalah ekstensi sederhana dari infrastruktur LAN kabel yang ada mungkin. Hasilnya adalah hibrida dari kabel dan nirkabel. Bentuk campuran ini sering ditemukan pada jaringan perusahaan, karena ini biasanya memiliki infrastruktur kabel dan memperluas melalui WLAN. Jadi memiliki jaringan bisnis yang lebih fleksibel, yaitu Matahari perbesaran jumlah staf dan bergerak dapat diimplementasikan dengan cepat. Jika jaringan kabel diperluas untuk WLAN Namun perlu dicatat bahwa ini dapat diintegrasikan ke dalam keamanan perusahaan. Harus diambil tindakan pengamanan khusus untuk nirkabel dan harus dihindari untuk secara langsung mengintegrasikan LAN nirkabel di pohon.





Selasa, 06 Juli 2010

WLAN INFRASTRUKTUR

Mode Jaringan WLAN


Wireless Local Area Network sebenarnya hampir sama dengan jaringan LAN, akan tetapi setiap node pada WLAN menggunakan wireless device untuk berhubungan dengan jaringan. node pada WLAN menggunakan channel frekuensi yang sama dan SSID yang menunjukkan identitas dari wireless device. tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan, yaitu : mode infastruktur dan mode Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel. Sedangkan untuk menangkap sinyal dari access point ini di PC user maka dibutuhkan lagi wireless adapter,tetapi jika user menggunakan Laptop maka tidak perlu lagi karena sudah ada di internal Laptop.


gambar 1. mode jaringan infrastruktur


Mode Infrastruktur


Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagi printer misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan mode infrastruktur. Pada mode infrastruktur, access point berfungsi untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Access point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas jangkauan dari WLAN. Salah satu contoh Access Point adalah Wireless Router, perangkat ini memiliki kemampuan setingkat router di komunkasi wireline karena juga memfordwarkan paket data tetapi secara wireless. Dan untuk menangkap sinyal dari access point ini, di PC user dibutuhkan wireless adapter, tetapi jika user menggunakan Laptop yang sudah memiliki perangkat Wi-Fi, maka tidak perlu lagi diberikan wireless adapter, karena sudah ada di internal Laptop. Sehingga, pada topologi WLAN mode infrastruktur ini, untuk melakukan komunikasi 2 buah komputer atau lebih, tiap komputer yang akan dihubungkan dengan jaringan wireless harus memiliki wireless adapter atau pada laptop memiliki fasilitas Wi-Fi dan Access Point.


gambar 2. access point router

Ada empat komponen utama dalam WLAN, yaitu:

  • Access Point, merupakan perangkat yang menjadi sentral koneksi dari pengguna (user) ke ISP, atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringannya adalah milik sebuah perusahaan. Access-Point berfungsi mengkonversikan sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui kabel, atau disalurkan ke perangkat WLAN yang lain dengan dikonversikan ulang menjadi sinyal frekuensi radio.
  • Wireless LAN Interface, merupakan peralatan yang dipasang di Mobile/Desktop PC, peralatan yang dikembangkan secara massal adalah dalam bentuk PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) card, PCI card maupun melalui port USB (Universal Serial Bus).
  • Mobile/Desktop PC, merupakan perangkat akses untuk pengguna, mobile PC pada umumnya sudah terpasang port PCMCIA sedangkan desktop PC harus ditambahkan wireless adapter melalui PCI (Peripheral Component Interconnect) card atau USB (Universal Serial Bus).
  • Antena external (optional) digunakan untuk memperkuat daya pancar. Antena ini dapat dirakit sendiri oleh user. contoh : antena kaleng.

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum menghubungkan wireless router ke jaringan LAN adalah semua PC yang akan berkoneksi ke jaringan LAN harus terhubung ke wireless router. Yang mana dapat dipastikan PC tersebut memiliki perangkat wireless adapter untuk menghubungkan PC tersebut dengan wireless router. Jaringan antara PC dengan wireless router ini disebut WLAN Link. Sedangkan, penghubung antara wireless router dengan WAN Device adalah WAN Link. WAN Device ini bisa berupa Router, Modem ADSL (speedy), Modem satelit, dan Modem Fiber Optic, yang mana WAN Device ini merupakan penghubung ke internet.

Wimax

WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’, ataupun backhaul.

PERKEMBANGAN WiMAX :

Wi Max Standar BWA yang saat ini umum diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX).

Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS, EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) dan Broadband Provider (BP). Perbandingan beberapa karakteristik sistem wireless data berkecepatan tinggi digambarkan oleh First Boston seperti berikut.

Wimax di Sisi Produsen atau Provider :

Teknologi 3G bertumpu pada struktur segitiga W-CDMA, CDMA, dan TD-SCDMA. Wimax akan mempengaruhi ini secar besar-besaran. Semua vendor besar W-CDMA dan CDMA menentang ini,” ujar Wan. Wimax merupakan teknologi yang menggunakan teknik SOFDMA, teknik modulasi multicarrier yang menggunakan subchannelisasi. Provider menggunakan standar frekuensi untuk pelanggan tetap (fixed) dan bergerak (normadic). Teknik modulasi Wimax berbeda dengan CDMA dimana CDMA menggunakan perbedaan kode pada tiap pelanggannya.